Solusi bagi Hati yang Galau
Maka Ibnu Mas’ud menasehatinya, katanya: ”Kalau penyakit itu yang menimpamu,maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat, yaitu ketempat orang membaca Al Quran, engkau baca Al Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya; atau engkau pergi ke pengajian yang mengingatkan hati kepada Allah; atau engkau cari waktu dan tempat yang sunyi, disana engkau berkhalwat menyembah Allah, umpama di waktu tengah malam buta, di saat orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan shalat malam, meminta dan memohon kepada Allah ketenangan jiwa, ketentraman pikiran dan kemurnian hati. Seandainya jiwamu belum juga terobati dengan cara ini, engkau minta kepada Allah, agar diberi-Nya hati yang lain, sebab hati yang kamu pakai itu, bukan lagi hatimu." Itulah yang kemudian dibuat syairnya oleh Sunan Bonang dalam tembang Tombo Ati (Obat Hati).
Untuk mengobati hati yang galau, Pimpinan Yayasan memisalkan hati yang sakit seperti kegelapan, dan untuk menghilangkannya beliau mengajak untuk menyalakan lampu. Manusia harus melepaskan kegalauan hatinya, yaitu dengan mempraktekan syair Tombo Ati dalam kehidupan, sehingga menjadi obat bagi berbagai penyakit hati yang mudah hinggap.
Obat hati itu ada lima macam
Nomor satu, membaca Al Quran dengan maknanya
Nomor dua, sholat malam dirikanlah
Nomor tiga, berkumpullah dengan orang sholeh
Nomor empat, perutmu dilaparkan/perbanyaklah berpuasa
Nomor lima, dzikir malam perpanjanglah
Nomor satu, membaca Al Quran dengan maknanya
Nomor dua, sholat malam dirikanlah
Nomor tiga, berkumpullah dengan orang sholeh
Nomor empat, perutmu dilaparkan/perbanyaklah berpuasa
Nomor lima, dzikir malam perpanjanglah